Kau adalah sosok manusia yang kupilih,yang kujadikan sumber kekuatan saat aku rapuh.Yang bisa memberikan sejuta kebahagiaan yang lebih dari kebahagiaan-kebahagiaan yang pernah aku rasakan.
Ibu....
Aku khawatir dengan keadaanmu saat ini.Aku benar-benar tak bisa jauh darimu saat ini.Tapi apa dayaku,....banyak sekali dinding tebal yang menghalangi sampainya pandanganku kepadamu.
Ibu,....
Aku mencintaimu,.....
aku merindukan belaian yang tulus darimu,merindukan saat-saat aku sering kau marahi karna kenakalanku.
Ibu,......
Saat ini anakmu sudah remaja,mengerti betapa dulu aku sering menyakiti hatimu,membutmu sedih,
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar